Selamat Datang di Website Kami, yang mengulas segala hal tentang Bisnis.

Bisnis merupakan salah satu wujud bahwa manusia adalah makhluk sosial yang senantiasa berkomunikasi dengan sesamanya, bisnis merupakan gambaran sebuah masyarakat yang menjalankan kegiatan yang dinamakan perdagangan. Baik perdagangan itu berupa barang maupun perdagangan yang berupa jasa, semua jadi satu kesatuan yang dinamakan bisnis.

Di Website ini anda akan menemukan artikel-artikel tentang bisnis, motivasi bisnis, dan beberapa ide-ide bisnis yang mungkin bisa menggugah kembali selera anda untuk memulai bisnis dan membesarkan bisnis. Jika anda ingin sharing tentang bisnis disinilah tempatnya, dukung bisnis Indonesia untuk Go Internasional !!!

Minggu, 25 Maret 2012

Suriaman | Penjual Bakso Rakyat

Tentunya anda terkejut dengan judul diatas, Penjual Bakso Rakyat?. Emangnya DPR aja yang punya slogan "Dari Rakyat, Oleh Rakyat, Untuk Rakyat", penjual bakso yang bernama Pak Suriaman ini juga punya tambahan slogan yaitu "Bakso Rakyat". Itulah yang membikin orang penasaran dengan slogan tersebut, walaupun tidak seperti penjual bakso pada umumnya yang menggunakan rombong besar untuk berjualan bakso. Pak Suriaman menggunakan pikulan bambu untuk memikul, didepannya adalah bos (istilah dandang untuk kuah bakso) dan dibelakangnya adalah isi dari bakso tadi, antara lain gorengan, siomay, bawang goreng dll.

Pak Suriaman baru berangkat dari rumah dan mulai menjajakan dagangannya pukul 12 siang, setelah beliau menjalankan sholat dhuhur. Berangkat siang hari karena paginya Pak Suriaman memasak bakso yang dibantu oleh istrinya, mulai membuat "pentol" (bakso bulat), siomay, goreng, tahu, dll.

Awal mula bakso rakyat adalah saat saya bersama teman-teman sedang asyik duduk dan ngobrol di sebuah pos kamling milik kampung, waktu itu jarum jam menunjuk ke arah 1. Artinya sudah jam 1 dini hari kami ngobrol asyik di pos kamling, tiba-tiba kami terkaget oleh suara khas kentongan bakso "tok tok tok tok tok" dan ada tambahan seruan "Baksooooooooo.... Rakyaaaaaat.....". Saya dan teman-teman serempak tertawa karena seruan dari penjual bakso tadi.

Saya dan teman-teman heran juga, masa' jam segini masih ada bakso, "bakso rakyat" jangan-jangan ada setan jualan bakso "ha..ha..ha". Dan lewatlah si penjual bakso rakyat tadi yaitu Pak Suriaman, berhubung perut sudah dangdutan maka saya dan teman-teman memutuskan untuk membeli bakso tadi. Tanpa basa-basi kami langsung mengambil mangkok yang disediakan oleh Pak Suriaman, rasa baksonya juga tidak kalah dengan penjual bakso yang menggunakan rombong.

Waktu itu saya mengambil bakso 2 butir, goreng 2, siomay 2 dan tahu 2. Perkiraan saya karena dompet lagi nipis, bakso 2 = Rp. 2000, goreng 2 = 1000, siomay 2 = 1000, tahu 2 = 1000, jadi menurut perhitungan saya Rp. 5000 semangkok. Karena pada umumnya penjual bakso yang menggunakan rombong memang rata-rata harganya segitu.

Tapi saya kaget saat menanyakan harganya pada Pak Suriaman tadi, "berapa pak?, bakso,goreng,siomay,tahu, masing-masing 2 butir. "gini saja mas, sampeyan hitung sendiri, baksonya 500 an, goreng dan lain-lain itu 250 an" jawab Pak Suriaman.

"haahh, apa bapak nggak keliru pak", jawabku sambil terheran-heran.
"enggak kok mas, memang harganya segitu" jawabnya.
* "jadi totalnya saya cuman Rp. 3500, dong pak","memang ini benar-benar seperti yang bapak bilang tadi, Baksooooo.... Rakyaaaaat", gurauku pada Pak Suriaman.
- "hahaha, bisa saja sampeyan mas"
* "jadi saya harus bayar Rp. 3500 ya pak ya?"
- "lha hitungan sampeyan bagaimana loh?"
* "ya, segitu pak kalo harganya seperti yang bapak bilang tadi", "ini pak, ambil saja kembaliannya pak" kusodorkan uang pecahan Rp. 5000 an padanya
- "nggak usah mas, terima kasih. kalo nggak kembali mending mas ambil bakso atau apa gitu, tapi saya ada kembalian kok mas, nggak usah khawatir"

Saya heran dengan pribadi orang ini kenapa dia menolak waktu saya berikan uang kembalian untuk dia, padahal biasanya jarang orang yang menolak diberi uang kembalian. Teman-teman juga heran dengan kemurahan bakso Pak Suriaman ini, akhirnya dengan sedikit ragu-ragu di hati karena murahnya bakso yang dijual oleh Pak Suriaman ini, saya beranikan diri bertanya alamat beliau dengan alasan ingin belajar membuat bakso. Dan dengan senang hati beliau memberikan alamatnya pada saya, "silahkan mas, saya senang kalo ada yang mau belajar bakso. Paling tidak saya bisa menularkan ilmu yang saya punya, tapi pagi saja ya mas soalnya saya bikin baksonya pagi sehabis subuh", jawabnya dengan nada semangat dan wajah yang berseri.

Akhirnya beberapa hari kemudian saya datangi rumahnya dan benar-benar beliau dan istrinya menyambut saya dengan nada yang gembira, ternyata bahan yang digunakan untuk membuat bakso adalah bahan-bahan segar dan halal. Cuman bedanya untuk baksonya beliau tidak murni menggunakan daging sapi, tetapi dicampur dengan daging ayam. Mungkin itu yang membuat harganya murah tapi rasanya mirip sekali dengan bakso sapi, kalo saya prosentase mungkin 30% bakso sapi dan 70% adalah daging ayam dan campuran bahan-bahan lain.

Pengalaman yang menyenangkan buat saya karena diajarkan cara membuat bakso secara detail tanpa resep yang dirahasiakan oleh Pak Suriaman, dan bahan-bahan yang digunakan adalah fresh dan yang terpenting adalah beliau selalu menjaga kehalalan baksonya.

Saya tanyakan arti "Bakso Rakyat" beliau hanya tersenyum dan bercerita, "bakso rakyat ini ya bakso untuk rakyat, benar-benar untuk rakyat, hehehe" jawabnya sambil tertawa lebar. Beliau mengartikan "Bakso Rakyat" supaya semua masyarakat di level menengah kebawah bisa merasakan bakso dengan harga murah, dan tentunya rasanya juga tak kalah dengan bakso-bakso yang mahal. Itulah arti motto dari "Bakso Rakyat".

Dari Pak Suriaman kita bisa mengambil sebuah pelajaran bahwa tidak selamanya berjualan dengan harga murah itu harus menggunakan cara-cara yang curang, seperti yang banyak kita lihat di acara investigasi di stasiun televisi. Dengan kejujurannya dalam bisnis jualan bakso ini Pak Suriaman telah mendapatkan banyak keuntungan terutama kepercayaan oleh pembelinya, yang kepercayaan itu tidak mungkin didapatkannya jika ia menggunakan cara-cara yang curang.

Bisnis Paid Review

Apa itu Bisnis Paid Review?, bisnis paid review ini sebenarnya bukan bisnis baru tetapi sudah ada sejak lama. Sampai saat ini bisnis paid review masih menjadi salah satu ladang penghasilan dalam bisnis online, dan hasilnya pun bisa dijadikan andalan. Bisnis paid review merupakan bisnis yang dilakukan oleh para blogger untuk mendapatkan penghasilan tambahan dalam aktifitas bloggingnya, dan para blogger sudah merasakan manisnya bisnis paid review ini.

Bisnis paid review adalah kita dibayar oleh pengiklan (advertiser) untuk menuliskan reviewnya tentang website si pengiklan tadi di blog milik kita, dan pihak pengiklan juga mengharuskan kita memberikan link untuk website yang mereka tentukan.

Biasanya panjang artikel yang harus kita tulis berkisar antara 250 - 300 kata dalam tiap artikel / review, dan pihak pengiklan akan membayar jika review tadi sudah tampil di blog kita dan link yang diberikan juga sudah terpasang. Kebanyakan dari blogger mendapatkan order dari broker yang memang khusus mencari pengiklan untuk blog-blog yang terdaftar dalam list mereka (publisher). Publisher mendapatkan bagian sesuai yang tertera dalam perjanjian saat kita mendaftar sebagai publisher di broker tersebut, dan prosentase bagi hasilnya pun beda-beda mulai dari 60:40 (publisher:broker) dan ada juga yang 50:50 tergantung kebijakan broker tersebut.

Contoh broker Paid Review adalah antara lain:
  • linkworth.com
  • blogsvertise.com
  • sponsoredreviews.com
  • reviewme.com
  • payperpost.com
  • blogtoprofit.com
  • smorty.com
  • bloggingads.com
Dan semua broker memiliki aturan dan sharing profit yang berbeda, ada yang sistem bidding seperti sponsored reviews.com dan ada juga yang sistem penunjukan oleh advertiser. Cara-cara dan macam-macam bisnis paid review akan dibahas dalam artikel selanjutnya.

Semoga Bermanfaat,
Alkhann

Sabtu, 24 Maret 2012

Memulai Google Adsense

Google merupakan perusahaan besar yang memiliki salah satu fasilitas yang diberikan oleh blogger untuk memonetise blognya yaitu Google Adsense, Google Adsense sudah tidak diragukan lagi kapabilitasnya. Banyak sekali blogger yang mengandalkan penghasilannya dari peluang bisnis yang satu ini, dan penghasilannya juga tidak sedikit. Google adsense adalah salah satu PPC (Pay Per Click), artinya kita akan dibayar jika ada pengunjung yang melakukan klik pada iklan yang ditampilkan pada blog kita. Memulai Google Adsense tidaklah sulit, kita hanya perlu memiliki blog dan mendaftar di Google adsense.

Cuman sekarang google adsense melakukan dua kali review, mungkin untuk menghindari spamming atau semacamnya. Memang untuk memulai google adsense ini membutuhkan informasi yang lebih, misalkan saja harus memahami TOS (Terms of Service) yang dikeluarkan oleh google adsense. Jika kita memulai google adsense dengan asal-asalan, maka akun google adsense kita tidak akan di approve oleh pihak google adsense.

Contoh TOS dari google adsense antara lain adalah Konten yang unik, artinya saat mendaftar google adsense usahakan blog yang kita gunakan untuk mendaftarnya berisi konten yang unik alias tidak copy paste dari blog milik orang lain. Unik konten merupakan pertimbangan yang lebih jika kita menggunakannya untuk mendaftar, karena google adsense lebih menyukai artikel yang unik. Dan di mata search engine milik google, unik konten merupakan rating yang tinggi dibanding yang copy paste dari blog lain. Jika anda tidak menggunakan unik konten maka lama kelamaan blog anda tidak akan di index oleh google alias deindex, maka dari itu sejelek apapun artikel kita asalkan artikel tersebut berguna maka google akan dengan mudah mengindex blog kita.

Untuk Memulai Google Adsense harus dengan planning yang matang, contohnya kalo sudah diapprove dan direview yang kedua oleh google maka penataan blok iklan juga harus diperhatikan. Dalam TOS nya google juga sudah dijelaskan beberapa larangan dalam pemasangan blok iklan di blog kita, jika itu dilanggar maka pihak google adsense akan melakukan banned sepihak. Mereka melakukan banned sepihak tanpa pemberitahuan terlebih dahulu karena mereka menganggap bahwa kita sudah mempelajari TOS dan jika kita melanggarnya mereka tidak perlu melakukan konfirmasi atau pemberitahuan terlebih dahulu ke kita.

Banyak sekali tips dan trik dalam mendaftar adsense supaya di approve, kita bisa melakukan searching di google kata kunci "tips mendaftar google adsense" maka di search engine google akan keluar banyak sekali artikel yang membimbing kita mendaftar dan memulai google adsense. Jangan Ragu untuk memulai google adsense karena google memiliki banyak sekali pengiklan, dan iklan yang ditampilkan juga iklan-iklan yang berhubungan dengan tema blog kita. Ayo memulai google adsense sekarang, karena google adalah ladang penghasilan yang bisa diandalkan.

Semoga Bermanfaat,
Alkhann

Romli | Seorang Penjual Nasi Bungkus keliling

Tubuhnya kurus, tapi wajahnya memiliki keceriaan yang selalu ditampakkannya. Seorang penjual nasi bungkus keliling yang bernama Romli, dengan berkendara sepeda angin. Romli berangkat pagi sehabis subuh untuk mengejar pelanggan setianya di "Car Free Day", yang ada setiap hari minggu di surabaya. Mungkin sudah ada sekitar 5 - 6 lokasi "Car Free Day" ini, dan tempat ini menjadi tujuan Romli di hari minggu.

Awal saya bertemu dengannya di sebuah Masjid dekat rumah, dia sedang beristirahat (leyeh-leyeh) yang waktu itu suhu di Kota Surabaya sangat panas sekali. Mungkin kelelahan sambil berkeliling-keliling menawarkan nasi bungkusnya.

Kucoba mendekatinya, "permisi mas, kenalkan saya Alkhann", tegurku yang sedikit mengagetkan dia.
"Iya mas, saya Romli", jawabnya sambil terbangun dari leyeh-leyeh nya.
* Rumahnya mana mas, kok selama disini saya belum pernah ketemu mas
- Iya, Rumah saya memang jauh dari sini mas.
* oOo, mampir nih ceritanya?
- Iya, dijalan panas sekali kalo jam segini mas (menunjukkan senyuman khasnya)
* Mungkin karena dah mulai kemarau ya !
- Iya mungkin
* Naik apa tadi mas?
- Ohh, Saya naik sepeda angin (pancal). Saya jualan kok mas.
* ooo, jualan to mas Romli ini?
- Saya jualan nasi bungkus keliling mas
* Wah, asik nih, saya boleh coba satu mas?
- Ya mas, silahkan silahkan, bentar saya ambilkan (menuju ke sepedanya, dan mengambilkan saya sebungkus nasi), (dia meletakkan nasi bungkus di boncengannya dan ditempatkan di keranjang putih lubang-lubang, kayaknya bekas keranjang buah kelengkeng. Dua keranjang sekali bawa)
- o iya, lauknya apa mas?
* ada apa aja mas, lauknya?
- ada telur dadar atau ceplok, telur bali, ayam goreng, ikan bandeng presto, empal sapi,  sama ikan laut, saya nggak tau namanya mas. hehehe
* Waah, macemnya banyak juga ya!!, itu saja mas ikan bandeng presto saja.
- sip
* (saya berdiri mendekati keranjang tempat nasi bungkusnya karena ingin melihat bagaimana dia menandai nasi bugnkus yang bermacam-macam lauk itu), ooo ternyata ada kodenya ya mas?
- hahaha, kayak orang keren aja mas pake kode segala. (dia tertawa lebar karena ucapan saya)
* (kemudian kami berdua kembali duduk di pelataran masjid dan meneruskan obrolan), bagaimana arti tulisan-tulisan di nasi bungkus itu mas?
- hehehe, gampang aja kok, kalo AG = Ayam Goreng, BP = Bandeng presto, dll pokoknya gitu deh mas.
* oooo, disingkat ternyata! hehehe (saya mulai membuka nasi bungkus dengan lauk bandeng presto itu, ternyata isinya tidak hanya nasi dan lauk ikan bandeng presto yang digoreng tapi ada mi gorengnya, ada tumisan wortel dan buncis, ada sambelnya, tahu goreng dan ada sedikit bumbu balinya).
* wah nikmat nih mas, (mungkin sedikit pujian bisa membuat Romli lebih semangat untuk jualan).
* Mas Romli ini kalo menurut saya hebat, karena disaat banyak orang mencari pekerjaan justru mas Romli ini semangat untuk berjualan dan itu sama saja dengan berbisnis mas. Istilah kerennya enterpreneur, hahaha.
- Bisa saja mas ini, iya mas saya ini bukan karena ingin berjualan tapi karena orang kayak saya susah mencari pekerjaan yang layak, wong hanya lulusan SD mas. lha sekarang loh cleaning service aja harus minimal SMA kan mas !.
* Iya sih
* kita memang harus menyadari mas mencari pekerjaan tidaklah mudah, tapi semangat aja mas jualannya dan kalo mas romli mau saya hanya bisa bantu ide saja.
- Waah terima kasih kalo begitu mas ada yang bantu ide buat saya, soalnya saya hanya lulusan SD mas, pikiran saya gak begitu maju, (dengan senyuman khasnya).
* nggak usah punya pemikiran seperti itu mas, banyak orang yang hanya lulusan SD tapi sekarang justru memiliki anak buah atau pegawai yang lulusan sarjana. Bukan masalah sekolahnya mas, tapi kesungguhan dan ketekunannya dalam memulai usaha.
- Iya mas, terima kasih mas saya jadi semangat nih.
* Iya, memang harus begitu dong.
* ngomong-ngomong sehari bisa habis mas segitu (saya menunjuk keranjang nasinya).
- Alhamdulillah mas kalo rame dan kelilingnya jauh-jauh bisa habis itu sehari.
* total sekali bawa berapa sih mas?
- satu keranjang itu isinya 50 mas, jadi kalo dua keranjang ya 100.
* banyak itu mas, sebulan aja bisa beli motor bagus itu !!!
- hahaha, ya enggak lah mas.
* lah, kan 100 bungkus, kalo ngambil untung seribu saja sudah 100.000 sebulan bisa 3 juta tuh mas!
- enggak lah mas, wong saya ini ngambil dari orang sebungkus saya cuman dapet 500 rupiah mas.
* ooo, segitu toh mas.
* kenapa nggak bikin sendiri saja?
- modal untuk memulainya mas yang nggak ada, soalnya alat-alat buat masak kan harus ada, sedangkan saya disini cuman kontrak mas. Padahal istri saya juga pandai masak mas, dia pernah jadi tukang masak di catering. (meskipun dengan perkataan seperti ini dia masih menunjukkan senyumannya yang tak surut oleh kondisinya).
* kalo emang mas Romli benar-benar ingin membuka usaha baru dan mas Romli bertanggung jawab dalam urusan pekerjaan, masalah modal itu bisa dicari mas.
- Tapi saya takut mas kalo hutang hutang itu, saya takut nggak bisa bayar. Apalagi profesi saya cuman jualan nasi, susah mas.
* Itu yang harus disingkirkan dari pemikiran seseorang yang ingin maju mas, kalo ingin maju sampeyan harus optimis dan harus berani berprasangka baik bahwa usaha yang mas Romli jalani ini akan sukses. Cuman itu kuncinya kok mas!
- Tapi siapa yang mau, istilahnya meminjami saya lha wong jaminan saja saya nggak punya mas.
* ......

Obrolan kami semakin asyik karena membicarakan masalah bisnis Nasi bungkus yang dijalani oleh Romli, dan setelah beberapa waktu saya kenal lebih jauh tentang si Romli ini. Sampai-sampai saya berkunjung ke rumah orang tuanya di Madiun, akhirnya saya mengajak seorang teman untuk membantu pembiayaan bisnis Nasi Bungkus Keliling si Romli ini.

Modal awal yang dibutuhkan Romli hanya sekitar 2 juta rupiah, untungnya tempat kontrakan romli memiliki halaman luas sehingga bisa meminjam depan halaman rumahnya untuk memasak. Dengan berbagai pertimbangan saya dan teman yang meminjamkan modal tadi tidak mengambil sedikitpun profit dari hasil Romli, karena melihat kondisinya dan melihat kondisi orang tuanya yang kehidupannya jauh dibawah rata-rata. Dan pertimbangan lain karena semangat dan kesungguhannya, dan saat berjualan ia tak lepas dari senyumannya yang membuatnya dikenal banyak orang.

Setelah 5 bulan berjalan dan Romli sering sekali saya ajak berdiskusi, saya ajak bertemu teman-teman sukses yang memulainya juga dari nol. Dan Modal 2 juta yang kami pinjamkan pun sudah ia lunasi, dan sekarang bisnis Nasi Bungkus yang dijalani Romli menjadi bisnis nasi bungkus yang memiliki omset dan laba yang tidak sedikit, sekarang Romli sudah tidak berkeliling lagi malahan dia punya anak buah yang direkrutnya dari kampung halamannya. Romli tidak memperlakukan anak buahnya seperti pegawai mereka malah diajarkan bagaimana memulai bisnis sendiri tanpa harus ikut orang lain, Romli tidak ingin anak buahnya mengalami nasib yang sama seperti dia dulu.

Itulah secuplik kisah perjalanan Romli - Seorang Penjual Nasi Bungkus Keliling, yang sekarang sudah menciptakan lapangan pekerjaan baru tanpa harus mengandalkan pendidikannya. Tapi yang ia andalkan adalah keramahannya dalam melayani setiap orang dan sopan santunnya serta kesungguhannya dalam memegang amanah yang diberikan oleh orang lain.

Semoga menginspirasi,
Alkhann

Kamis, 22 Maret 2012

Camilan, Labanya Nyammy

Disebuah mall di Surabaya kulihat ada beberapa toko yang membuka gerai camilan (kudapan), apa nggak rugi ya?, tanyaku dalam hati. Aku mencoba membeli sedikit camilan, sumpia (kue yang berbentuk seperti lumpia tapi besarnya setengah kelingking yang isinya abon udang) jadi pilihan utamaku. Disamping memang camilan kesukaan tapi ada niat terselubung, yaitu ingin sedikit interogasi si pemilik toko tersebut tentang bagaimana prospek dan bagaimana untung atau ruginya berjualan camilan seperti itu di Mall.

Ada dua orang pegawai cewek yang menunggu gerai tersebut mungkin satu melayani pembeli dan satunya kasir, sambil melihat-lihat beberapa camilan yang ditata dan ditempatkan di sebuah kotak kaca diatas meja kasir terdapat sebuah timbangan digital. Tanpa ragu sedikitpun aku menanyakan beberapa hal sama cewek yang membungkuskan camilanku :
* Mbak, mau nanya sedikit boleh nggak?, tanyaku
- Silahkan mas !!, jawab si cewek tadi
* Rame ya mbak tokonya?
- Lumayan mas, kalo hari libur kayak gini emang rame
* (wah, kayak jawaban tukang becak aja "LUMAYAN"), gerutuku dalam hati. mmmm yang beli biasanya anak-anak muda apa macem-macem sih?
- hhehe (sambil tersenyum mbaknya tadi menjawab), ya pasti anak muda lah pak, masak orang yang sudah tua makan ginian, bisa aja masnya ini.
* loh, kan yang ke Mall sini banyak mbak nggak hanya anak muda, orang tua-tua juga suka belanja kesini kan?
- iya sih tapi jarang sekali orang tua mampir kesini kecuali bawa anak-anaknya jalan-jalan.
* ooo gitu ya, sehari bisa nyampe' berapa pembeli mbak?
- kira-kira kalo rame gini bisa diatas 50 orang mas
* lha rata-rata belinya berapa kilo mbak?, (sambil sedikit gurau, nggak mungkin lah camilan gini orang beli sampai kiloan segala, hihihi)
- ya nggak mungkin lah sampai beli kiloan mas, paling juga 100 gr an belinya alias 1 ons
* ya tahu mbak, masak anak muda ke mall mau grosir camilan, hahaha. kira-kira omzetnya berapa sih mbak sehari kalo rame gini.

- kalo masalah omzet saya nggak tau mas yang tau mbak *&^%, sambil menunjuk temannya yang berjaga di kasir.
* boleh ya saya nanya sama mbak itu?
- boleh aja mas, wong tanya aja kok. Asal nggak macam-macam ya!!
* (dasarr, emangnya aku apaan goda-godain cewek) huhhh. misi mbak mau nanya-nanya dikit boleh?
= silahkan mas
* (senyumnya ramah banget, sampe' lupa yang mau tak tanyain), gini tadi ngobrol-ngobrol sama mbak yang bungkuskan camilan saya katanya mbak yang tau disini omset hariannya berapa?
= kalo omset harian sekitar, bentar mas (sambil buka-buka buku hariannya, eh buku penjualan harian maksudnya) rata-rata sampek 500 ribuan mas kalo rame kayak gini, dan kalo rame banget bisa mencapai 1 juta.
* wow, banyak tuh mbak omzet segitu kalo sehari.
= iya mas tapi kalo lagi sepi juga omset hariannya juga dikit banget.
* mohon maaf ya mbak tanya lebih jauh lagi, kalo dari omzet labanya berapa persen mbak?
= kalo itu saya nggak tau mas yang tau pemilik tokonya, soalnya tugas saya kan cuma menghitung dan mencatat hasil penjualan, kalo urusan kulakan itu urusan pemiliknya jadi saya nggak tau apa-apa mas.
* ooo, gitu ya. tapi kalo stoknya datang biasanya berapa hari sekali mbak?
= kalo rame terus kayak gini, bisa tiap hari kirim kesini mas untuk stok besoknya. tapi kalo sepi biasanya 4 - 6 hari sekali kirimnya.
* ya ya ya, okelah mbak saya trima kasih banyak mau ngobrol-ngobrol sama saya untuk saya jadikan informasi buat saya, terima kasih mbak.
= iya mas sama-sama.

Dengan membawa sedikit informasi dari penjual camilan tadi, dapat saya ambil secuil informasi bahwa bisnis camilan bukan hanya sekedar bisnis main-main. Kalo omzet segitu meskipun saat-saat ramai saja tentunya bayar kontrakan untuk gerai di mall bukanlah hal sulit, apalagi untuk bayar pegawai. Dan menurut beberapa sumber yang saya dapatkan, bisnis makanan biasanya mengambil profil rata-rata antara 40-50%. Kalo omzet segitu sehari bisnis camilan bisa menjadi bisnis yang diperhitungkan, itu dari satu gerai saja bayangkan jika memiliki beberapa gerai di tiap mall yang berbeda. woww, labanya nyammy juga ya bisnis camilan ini.

Salam Sukses,
Alkhann

Sekilas Tentang Internet Marketing

Dunia Internet sudah merambah Indonesia, dan kehidupan masyarakat sekarang banyak perubahan. Dari bisnis secara konvensional menjadi bisnis berbasis internet, Seperti mempromosikan barang sendiri bahkan berjualan barang yang bukan milik sendiri alias reseller. Dunia internet marketing sangatlah komplex dan manfaatnya sangat besar dalam dunia industri, apalagi kalau UKM yang sudah mempunyai produk digabungkan pemasarannya dengan internet marketing maka UKM tersebut akan tumbuh subur karena adanya internet marketing.

Internet marketing memiliki kekuatan link dan jaringan besar, jika anda paham cara memanfaatkannya maka anda tidak akan rugi. Bahkan banyak pegawai-pegawai dengan gaji besar rela berhenti dari pekerjaannya demi untuk konsentrasi di dunia internet marketing. Banyak juga cerita-cerita yang menginspirasi kita untuk memulai bisnis internet, jutaan bahkan puluhan juta bisa didapat hanya dengan menjalani bisnis internet rasanya sangat mungkin terjadi.

Kunci dari keberhasilan seseorang menjalankan bisnis internet adalah antara lain:
  • Ketekunan, Jika seseorang yang menjalankan bisnis internet marketing tersebut tekun maka kesuksesan akan dicapainya. Ketekunan dalam menambah ilmu di bidang internet marketing dan ketekunan dan kekuatan dalam menghadapi setiap problem yang datang dari bisnis ini.
  • Kreatifitas, kreatifitas sangat diperlukan karena dengan kreatifitas yang tinggi seseorang akan mendapatkan ide-ide baru dalam dunia internet marketing. seperti membuat kata-kata semenarik mungkin sehingga pembeli terasa terhipnotis oleh kata-kata penjualan kita.
  • Tidak Mudah Bosan, mungkin rasa bosan memang selalu menghinggapi kita. Tetapi memanajemen rasa bosan dan menghadirkan rasa senang terhadap apa yang kita jalani akan membuat bisnis internet marketing yang dijalani menjadi menyenangkan dan membuat kita selalu ingin mewujudkan ide-ide baru yang ada di pikiran kita.
Jangan ragu untuk memulainya, walaupun anda belum mengetahui seluk beluk tentang internet tapi yakinlah bahwa banyak internet marketer sukses berawal dari orang yang tidak tahu apa-apa tntang internet.

Senin, 19 Maret 2012

Bisnis Franchise Kebab, Segurih Rasanya

Bisnis makanan mulai banyak dilirik oleh kalangan atas, artis sinetron, group band yang sukses, sekarang beramai-ramai berinvestasi dalam bisnis makanan. Kebanyakan mereka beinvestasi dalam bisnis makanan berupa restoran, dan bisnis franchise. Kenapa mereka begitu serius menginvestasikan uangnya untuk bisnis makanan?, kenapa bukan bisnis lain?.

Makanan adalah kebutuhan pokok bagi setiap orang, ini yang mendasari kenapa berbisnis makanan tidak pernah surut. Bahkan banyak perusahaan-perusahaan baru yang mendirikan jalur bisnis makanan, dengan sedikit inovasi berupa resep yang dimiliki dan dengan kemasan yang menarik jadilah cabang bisnis makanan yang baru. Satu contoh bisnis makanan yang resepnya bukan dari Indonesia adalah Kebab, kebab merupakan makanan khas timur tengah yaitu berupa sayur dan daging yang digulung dengan adonan seperti martabak. Daging yang digunakan untuk isi kebab itu sendiri di panggang dengan mesin khusus yang memang didesain untuk kebab, memang asing bagi lidah orang Indonesia tapi kebab merupakan makanan yang layak untuk direferensikan. Rasanya gurih dan berisi sayuran yang bergisi, layak untuk dicoba.

Sekarang booth-booth yang menawarkan kebab sudah sangat banyak, mulai di pinggir jalan sampai ke mall-mall, ataupun tempat nongkrong. Pertama kali yang memperkenalkan franchise kebab adalah "Kebab Turki Baba Rafi" yang sekarang mungkin mereka sudah memiliki ratusan franchisee. Dari booming dan kesuksesan "Kebab Turki Baba Rafi" inilah sekarang banyak bermunculan merk-merk baru yang juga inovatif, mulai dari rasa, model booth, dan kemasan. Contoh: Kebab Kings, Doner Kebab, Mr. Kebab, dan masih banyak yang lainnya.

Mungkin karena gurihnya bisnis franchise kebab ini, maka banyak franchisor baru yang melakukan duplikasi dari pendahulunya yang meraup sukses dari bisnis kebab. Dengan sedikit sentuhan inovasi dari resep yang ada maka Kebab menjadi semakin beragam, dan itu merupakan bukti bahwa pebisnis di Indonesia ini memiliki kreatifitas yang tinggi.

Apakah bisnis franchise kebab masih segurih rasanya?, jika anda ingin membeli sebuah franchise artinya anda sebagai seorang franchisee sebaiknya amati dulu peluang pasar apakah layak untuk anda jadikan sebagai salah satu cabang dari bisnis anda. Dan jangan lupa untuk mempertimbangkan faktor BEP dari franchise yang akan anda beli.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More